Wall Climbing Media Olah Raga

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
wall climbing

WALL CLIMBING MEDIA OLAH RAGA 

TABULA ADVENTURE – Wall Climbing atau Papan Panjat Dinding ada juga yang menyebutnya sebagai Papan Panjat Tebing, media pengganti untuk olah raga panjat tebing sesungguhnya. Hal ini mungkin untuk mendapatkan kepraktisan, karena lokasi-lokasi tebing yang dapat dijadikan media panjat tebing relative jauh dari perkotaan, minimal dari kampus-kampus. Hingga muncullah inovasi untu membuat media panjat tebing, dengan lebih praktis, baik jarak dan juga waktu.

Animo masyarakat khususnya lembaga-lembaga perguruan tinggi hingga lembaga sekolah-sekolah untuk membangun papan panjat saat ini cukup tinggi, terutama di Indonesia, Selain itu juga, papan panjat selain dapat digunakan oleh pemiliknya juga dapat digunakan oleh pihak lain baik dari luar kampus atau pun luar sekolah.

Papan Panjat Dinding, selain menggunakan rangka besi, bahan panel yang sering digunakan untuk membangun papan panjat bisa dengan menggunakan multi plek dan juga berbahan resin blok dengan proses kimiawi. Dan harga dari kedua jenis panel ini pun berbeda signifikan. Saat ini, sudah cukup banyak para produsen Jasa Pembangunan Wall Climbing yang ada di Indonesia, khususnya di Bandung Jawa Barat.

Baca Juga : Pembangunan Climbing Wall

Para produsen papan panjat ini pun memiliki cirri khas yang berbeda-beda dalam konsep pembangunan papan panjatnya, baik dari segi konstruksi hingga motif panel papan panjatnya, begitu juga tingkat dan kwalitas panel resin papan panjatnya. Selain itu juga tentunya harga yang bervariasi.

Jika awal munculnya papan panjat berbahan panel resin blok dulu cenderung pada bagian permukaan panel papan panjatnya bermotifkan relief, saat ini mulai bergeser dengan model flet atau rata tanpa tonjolan, dna ada juga yang menggunakan motif diamond cut, yaitu sebuah motive panel papan panjat dengan menggunakan pola tonjolan segi tiga pada permukaan panelnya.

Dari sisi olah raganya, pembangunan papan panjat saat ini memiliki jenis dan model, yaitu papan panjat model difficult dan papan panjat model speed . Papan panjat dengan model difficult yaitu digunakan khususnya untuk kompetisi dengan kategori tingkat kesulitan, bentukan kontruksinya pun akan membentuk variasi-variasi dengan kemiringan tertentu pada tiap ketinggiannya dan juga sering terdapat kemiringan dengan tingkatan 90 derajat atau roof, berbeda dengan waal climbing model speed yang cenderung rata dan tegak lurus baik bentukan panel papan panjatnya dan juga konstruksi papan panjatnya.

Untuk menentukan kwalitas dari sebuah panel resin papan panjat, salah satunya adalah tingkat ketebalan panel tersebut. Setidaknya tingkat ketebalan sebuah panel resin papan panjat dari 5 mm sampai dengan 7 atau 8 mm. Sedangkan besaran ukuran luasnya dari sebuah panel adalah 1 m2.

Baca Juga : Pembangunan Wahana Outbound

Selain dari ketebalan panel, kwalitas panel papan panjat juga dapat kita peroleh dari informasi yang disampaikan oleh produsen pembangunan papan panjat dinding yang tertuang dalam proposal penawaran pembangunan papan panjatnya, ada baiknya jika tidak terdapat informasi mengenai kekuatan dan tingkat daya tahan panel resin papan panjat yang akan dibuat dalam proposal penawaran pembangunan papan panjat, kita meminta untuk disertaka mengenai informasi tehknis baik dari panel resin papan panjat dan juga spesifikasi teknis kontruksinya papan panjatnya.

Khususnya untuk panel resin papan panjat, informasi yang dapat kita minta diantaranya mengenai Data Dimensi Panel wall climbing, Berat dan Ukuran Panel Wall Climbing, selain itu juga data mengenai Kekuatan tarik panel wall climbing, elastic tekan, data ketahanan panas panel wall climbing tanpa dan dengan pengisi, serta distrosinya.

Pembangunan Wall Climbing dengan panel berbahan dasar resin blok, harganya memang cukup mahal, tetapi dari segi perawatan akan lebih minim baik secara financial juga waktu dan tenaga. Daya tahan panel wall climbing dengan bahan resin akan lebih lama, hingga puluhan tahun, sangat berbeda sekali dengan wall climbing yang berbahan panel multi plek, setidaknya setiap 2 tahun sekali, kita harus mengganti papan wall climbing yang sudah lupak karena cuaca.

Bayangkan berapa uang yang harus dikeluarkan, dan berapa lama waktu pengerjaan serta tenaga yang akan terbuang jika dibandingkan dengan membangunan wall climbing berbahan panel resin blok. Tentunya akan lebih murah membangun wall climbing dengan menggunakan panel berbahan resin blok.

Berdasarkan pengalaman, setidaknya wall climbing yang dibangun dengan menggunakan panel resin blok paling cepat 10 tahun baru mulai dilakukan perawatan, itu pun hanya sekedar menambal bagian yang berlubang dan jangka waktu 10 tahun pun itu termasuk kategori panel wall climbing yang mungkin kwalitasnya tidak terlalu bagus.

Yakinlah, bahwa ketika dari tehnologi terdahulu muncul tehnologi yang terbaru, justru tehnologi baru tersebut akanmemberikan kepraktisan dari tehnologi sebelumnya. Begitu juga dengan tehnologi yang dibuat khususnya untuk Pembangunan Wall Climbing atau Pembangunan Papan Panjat Dinding, munculnya tehnologi panel wall climbing berbahan resin, memberikan khasanah kepraktisan yang lebih kepada para penggunanya dan pemilik wall climbingnya.

TABULA ADVENTURE

Untuk informasi dan reservasi Jasa Pembangunan Wall Cllimbing, silahkan hubungi :

Telp. 022-92622998, HP. 08112033481

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya: